Kebangkitan Gig Economy

  • icon-jam09 Januari 2019
  • icon-share
    Shares

Kebangkitan Gig Economy

Beberapa puluh tahun yang lalu, freelancer dipersepsikan kurang baik sebab dianggap tidak memiliki kejelasan dalam berkarir. Sekarang pun masih ada pihak yang memperdebatkan fenomena peningkatkan pekerja lepas sebagai kegagalan pemerintah yang tak mampu menciptakan lapangan kerja. Namun Piter Abdullah, Direktur Riset Centre of Reform on Economics (CORE) menilai bahwa pekerja lepas memberi dampak positif bagi perekonomian secara makro karena mampu menjadi solusi keterbatasan lapangan kerja. Disinilah kita bisa melihat bahwa ekonomi pertunjukkan atau ekonomi gig bangkit sehingga memberi dampak keuangan lebih baik bagi masyarakat.

 

Ekonomi gig secara definisi ialah pekerjaan paruh waktu. Istilah tersebut diciptakan saat puncak krisis keuangan di awal tahun 2009 di beberapa negara. Namun geliat ekonomi ini kembali diperbincangkan mengingat generasi millennial lebih memilih jenis pekerjaan lepas dibanding kantoran akibat sejumlah faktor, salah satunya adalah fleksibilitas waktu dan tempat. Peningkatan teknologi sebagai konektor bisnis juga mendorong lajunya pergerakan ekonomi gig. Mulai tertarik jadi freelance juga? Ini tipsnya:

 

  • Cari komunitas atau platform freelance yang menawarkan pekerjaan sesuai bidang. Tekuni dan berikan hasil terbaik agar karyamu memiliki daya jual ke depannya.
  • Manfaatkan kesempatan belajar dan mencoba hal yang baru. Nikmati seni profesionalitas berkomunikasi dengan tipe orang berbeda. Barangkali kamu akan menemukan bakat lain di sela-sela proses bekerja.
  • Pintarlah mempergunakan waktu sebab ia yang menentukan seberapa banyak pekerjaan yang dapat kamu ambil. Manajemen waktu yang efisien akan menaikkan produktivitas serta pendapatan.
  • Jika masih belum percaya diri menjadi pekerja lepas, pertahankan pekerjaan sekarang. Investasikan waktu pada koneksi dan portofolio secara perlahan sebelum benar-benar mandiri dalam bekerja.

 

Berbeda seperti karyawan perusahaan yang sudah bergaji tetap, diluar kenikmatan fleksibilitas yang didapatkan, pekerja lepas juga mempunyai tantangan keuangan. Mereka harus mampu merencanakan anggaran secara disiplin dengan menyesuaikan penghasilan yang diterima di setiap proyek. Misalnya mengambil garis tengah gaji per bulan kemudian menyisihkan sisanya untuk simpanan investasi. Siap mencoba jadi pekerja lepaskah kamu?

Written by

Celixa Yovanka

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *