FAQ

  • Reksa Dana adalah kendaraan investasi yang dapat diibaratkan sebagai sebuah keranjang berisikan kumpulan aset. Anda dan investor lainnya dapat menempatkan dana untuk membeli sejumlah porsi dari aset yang terdapat dalam keranjang, yang telah dirangkai sedemikian rupa untuk memenuhi tujuan investasi tertentu.
  • Setiap produk Reksa Dana memiliki tujuan investasi yang jelas, berikut panduan mengenai bagaimana tujuan tersebut dapat tercapai.
  • Untuk informasi lebih lanjut mengenai Reksa Dana, silakan kunjungi halaman Rancang Investasi kami.

Reksa Dana menawarkan kenyamanan berinvestasi sebagai berikut:

  • Bantuan tim profesional
    Anda tidak perlu mengelola sendiri investasi Anda, karena tim Manajer Investasi yang profesional, berpengalaman dan didukung oleh riset yang mendalam, yang akan mengelola investasi Anda.
  • Nilai investasi terjangkau
    Modal awal untuk berinvestasi di Reksa Dana cukup rendah, mulai dari Rp 100,000. Untuk lebih jelasnya, hubungi Manajer Investasi atau Agen Penjual Anda.
  • Diversifikasi portofolio
    Dengan nilai investasi terjangkau di Reksa Dana, sebenarnya Anda memiliki beragam aset yang dikelola oleh Manajer Investasi dalam portofolio Reksa Dana. Kepemilikian  aset yang beragam atau terdiversifikasi tersebut bertujuan untuk meminimalkan risiko berinvestasi di pasar modal.
  • Kemudahan bertransaksi
    Bertransaksi di Reksa Dana semudah bertransaksi di bank. Mulai dari membuka rekening hingga pembelian pertama, semuanya dapat dilakukan dengan mudah. Proses pencairannya pun sangat mudah pada saat dibutuhkan. Selain itu, Reksa Dana juga mudah dialihkan ke produk Reksa Dana lain sesuai dengan ketentuannya.

Investasi di Reksa Dana mengandung beberapa risiko di bawah ini:

  • Berkurangnya NAB
    Risiko berkurangnya NAB adalah risiko yang timbul karena menurunnya harga aset di dalam suatu portofolio Reksa Dana. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan penurunan harga aset dalam suatu portofolio Reksa Dana:

    • Penurunan kinerja emiten/perusahaan
    • Kondisi ekonomi baik nasional maupun global seperti kenaikan tingkat inflasi, tingkat suku bunga acuan, dan defisit neraca berjalan
    • Stabilitas politik yang tidak kondusif
    • Kondisi sosial seperti bencana alam dan keamanan
  • Wanprestasi/Cidera Janji
    Risiko Wanprestasi/Cidera Janji adalah risiko yang timbul karena para pihak yang terlibat dalam suatu transaksi Reksa Dana tidak dapat memenuhi kewajiban yang disebutkan di dalam kontrak kepada pihak lain yang terkait, sehingga berpotensi menyebabkan hilangnya nilai investasi. Untuk mengatasi hal ini, kenali terlebih dahulu Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang mengelola produk Reksa Dana Anda.
  • Likuiditas
    Risiko Likuiditas adalah risiko yang timbul akibat pembayaran hasil penjualan kembali unit penyertaan Reksa Dana tidak dapat dibayarkan oleh Manajer Investasi. Jika aset atau efek dalam portofolio suatu Reksa Dana tidak likuid (sulit dicairkan), maka sulit bagi Manajer Investasi untuk menjual kembali portofolio Reksa Dana dalam waktu singkat, sehingga pembayaran hasil investasi kepada investor akan tertunda. Selain itu, jika terjadi force majeure, penjualan kembali unit penyertaan Reksa Dana juga dapat dihentikan untuk sementara.

PT Mandiri Manajemen Investasi atau yang lebih dikenal sebagai Mandiri Investasi adalah salah satu perusahaan di Indonesia yang merupakan bagian dari grup Mandiri. Mandiri Investasi telah berpengalaman di bidang pengelolaan portofolio investasi sejak 1993. Saat ini, Mandiri Investasi mengelola produk Reksa Dana sebagai berikut:

  • Reksa Dana Pasar Uang
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap
  • Reksa Dana Campuran
  • Reksa Dana Saham
  • Reksa Dana Terproteksi

Sebelum menjelaskan peran Manajer Investasi, perlu diketahui bahwa Reksa Dana terbentuk dari sebuah Kontrak Investasi Kolektif (KIK) antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Manajer Investasi bertugas untuk mengelola dana investasi yang terhimpun dengan menginvestasikannya kembali ke berbagai Portofolio Efek seperti Saham, Obligasi, dan Pasar Uang. Sedangkan Bank Kustodian, yang merupakan bagian dari jasa perbankan, bertugas untuk menyimpan dana atau portofolio milik investor serta melakukan penyelesaian transaksi dan administrasi Reksa Dana. Pemisahan atau segregasi fungsi antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian ini bertujuan untuk untuk menjaga keamanan nasabah dalam berinvestasi di Reksa Dana.

Sebelum mengetahui jenis Reksa Dana yang paling sesuai, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tujuan investasi serta profil risiko Anda. Terdapat tiga kategori profil risiko dalam investasi:

  • Konservatif
    Cenderung memilih instrumen investasi yang sangat aman dengan hasil yang sudah diketahui sebelumnya, misalnya deposito. Sedangkan untuk jenis instrumen berisiko seperti obligasi atau saham, dia hanya mengalokasikan sebagian kecil dari dana investasinya.
  • Moderat
    Cenderung berani mengambil risiko yang lebih besar, namun tetap berhati-hati dalam memilih jenis instrumen investasi, dan biasanya membatasi jumlah investasi pada instrumen berisiko.
  • Agresif
    Cenderung berani mengambil risiko yang lebih tinggi sehinga berani menempatkan sebagian besar dananya pada instrumen berisiko.

Untuk mengetahui profil risiko Anda, kunjungi Kalkulator Investasi kami. Jika Anda sudah mengetahuinya, baca lebih lanjut ulasan kami mengenai Kenali Kebutuhan dan Tujuan Anda.

Anda dapat datang langsung ke Mandiri Investasi atau Agen Penjual Mandiri Investasi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi halaman Cara Berinvestasi kami.

Anda dapat melihat kinerja suatu produk Reksa Dana melalui Fund Factsheet yang diterbitkan oleh Manajer Investasi setiap bulannya.

Anda dapat mencari informasi biaya yang dibebankan atas suatu produk Reksa Dana di prospektus produk tersebut. Secara umum, biaya yang dibebankan kepada investor adalah sebagai berikut:

  • Biaya Pembelian untuk transaksi pembelian
  • Biaya Penjualan untuk transaksi penjualan
  • Biaya Pengalihan untuk transaksi pengalihan

Anda dapat melakukan transaksi pembelian, penjualan dan pengalihan reksa dana sesuai dengan kalender bursa.

Reksa Dana bukan merupakan objek pajak.

Anda dapat memonitor investasi Anda di Reksa Dana melalui Laporan Bulanan Reksa Dana dan Laporan Konfirmasi Transaksi. Kedua laporan ini akan dikirimkan langsung oleh Bank Kustodian ke alamat korespondensi investor dalam waktu maksimal T+12 setelah akhir bulan untuk Laporan Bulanan Reksa Dana dan T+7 setelah tanggal transaksi untuk Laporan Konfirmasi Transaksi.

Mulai berinvestasi hari ini

Hubungi kami di:

(021) 527 3110