PT Mandiri Manajemen Investasi Lakukan Terobosan Inovasi Alternatif Pendanaan, KIK EBA Mandiri JSMR01 – Surat Berharga Pendapatan Tol Jagorawi (“KIK EBA Mandiri JSMR01”)


Sebagai Manajer Investasi lokal terbesar dalam segi AUM Reksa Dana, Mandiri Investasi selalu menawarkan pilihan produk lengkap dan inovatif

Jakarta, 29 Agustus 2017 – PT Mandiri Manajemen Investasi atau yang lebih dikenal dengan Mandiri Investasi terus berupaya memberikan layanan pilihan produk investasi yang lengkap dan inovatif bagi para investor dengan berbagai pilihan produk Investasi Reksa Dana yang lengkap dalam berbagai asset class serta produk alternatif investasi yang menarik.

 

Dalam rangka memenuhi kebutuhan Investor untuk melakukan diversifikasi investasi dan mendukung komitmen program Pemerintah untuk membangun negeri, Mandiri Investasi meluncurkan produk alternatif investasi yaitu Produk sekuritisasi bernama KIK EBA Mandiri JSMR01-Surat Berharga Pendapatan Tol Jagorawi (“KIK EBA Mandiri JSMR01”) dengan kode bursa MJAGO1, dimana PT Mandiri Manajemen Investasi dan bertindak sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bank Kustodian. Produk KIK EBA Mandiri JSMR01 telah mendapatkan indikasi peringkat awal AAA dari PEFINDO dan rencananya akan ditawarkan dalam dua kelas. Kelas A akan diterbitkan melalui penawaran umum dan memiliki karakterisktik pendapatan tetap, sedangkan kelas B akan diterbitkan melalui penawaran terbatas dan memiliki karakteristik pendapatan tidak tetap. KIK EBA ini merupakan transaksi sekuritisasi pertama dimana aset yang disekuritisasi adalah hak atas pendapatan tol di masa mendatang atau Future Revenue Based Securities (FRBS) berupa Surat Berharga Hak Pendapatan Tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Atas Ruas Jalan Tol Jakarta – Bogor – Ciawi Untuk Jangka Waktu 5 Tahun. Dengan Sebanyak-banyaknya Maksimum Rp 2.600.000.000.000 (dua triliun enam ratus miliar Rupiah) Dengan Nilai Sebanyak-banyaknya Rp 2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) (“Surat Berharga Hak Pendapatan Tol”).

 

Endang Astharanti, Direktur Mandiri Investasi mengungkapkan, “pada hari kedua penawaran umum KIK EBA kami berhasil mendapatkan kelebihan permintaan (over subscribed) sebesar 2.5 kali dari rencana penerbitan.”

 

Hal ini menunjukan besar nya potensi dan minat para Investor dalam melakukan investasi pada produk alternatif investasi seperti KIK EBA. Mandiri Investasi berkomitmen untuk terus dapat menyediakan layanan pilihan produk inovatif yang sesuai kebutuhan para investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *