Market Buzz : Combo Influences

  • icon-jam23 Juli 2021
  • icon-share
    Shares

Market Buzz : Combo Influences

INDOGB can be attractive due to US Treasury yield movement  and Indonesia budget prognosis modification 

 

 

US Treasury kembali menjadi incaran investor setelah the Fed kembali mengingatkan bahwa inflasi yang tinggi hanya bersifat sementara meskipun banyak kemajuan ekonomi yang telah dicapai US. Konsistensi sikap the Fed membuat investor kembali ke UST. Ditambah belakangan ini angka pasien covid kembali naik di seluruh dunia membuat investor kembali membeli surat utang US yang dianggap cukup aman. Kami melihat potensi INDOGB menyerupai pergerakan UST terbuka lebar namun butuh waktukarena penyesuaian membutuhkan waktu terutama bila covid di Indonesia bisa turun (Chart 1).

 

Selain itu, pemerintah Indonesia berencana akan  menggunakan SAL (Saldo Anggaran Lebih) 2020 dan pinjaman langsung dengan mengurangi penerbitan SBN mencapai lebih dari Rp 200 trn (Table 1). Tidak menutup kemungkinan perubahan bisa saja terus terjadi sampai pada akhir tahun. Namun bila dilihat dari struktur peneriman negara, realisasi sudah mampu mencapai 50.9% di semester satu, suatu pencapaian yang tinggi dibandingkan sebelumnya yang selalu di bawah 48%. Dengan berkurangnya penerbitan SBN maka diperkirakan investor akan membeli di pasar sekunder yang akan membuat yield INDOGB  terus menurun

 

Kami merekomendasikan investor memiliki Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama (RD MIDU) dan Reksa Dana Mandiri Investasi  Obligasi Nasion (RD MINION) agar memanfaat likuiditas yang besar saat ini pasar modal dengan mendapatkan imbal hasil yang masih cukup menarik.

 


 

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *