#WMR 29 November – 3 Desember 2021

  • icon-jam1 years ago
  • icon-share
    Shares

#WMR 29 November – 3 Desember 2021

Highlight

 

Dalam seminggu pasar saham sangat fluktuatif karena pengaruh virus Covid-19 Omicron yang menjadi ancaman baru. IHSG ditutup dengan penurunan 0,4% dan LQ45 turun 0,3% dalam seminggu. Begitu pula halnya dengan obligasi yang juga mengelami koreksi dimana yield naik 17bps menjadi 6,39% dalam sepekan. Kami melihat ini untuk masuk pada kedua kelas aset tersebut karena kami melihat Omicron menjadi yang akan diatasi seperti sebelumnya. RD MGSED (saham global), RD MITRA (saham domestic) dan RD MIDU (obligasi) adalah pilihan utama yang dapat dimiliki oleh para investor.

Dalam dengar pendapat dengan senat minggu lalu, the Fed menyatakan akan mempertimbangkan untuk menormalisasi kebijakan moneter yang ultra-accommodative dan akan berhenti menggunakan kata sementara untuk melihat inflasi meskipun masih melihat resiko yang timbul dari varian virus yang baru. PMI Manufacturing US berada pada level 58,3 pada November. Sementara PMI Manufacturing China berada pada 49,9 pada November. US Non-Farm Payroll hanya mencapai 210 ribu orang pada November, meleset dari harapan pasar di 550 ribu orang.

Indonesia mencatatkan kenaikan inflasi sebanyak 1,75% yoy pada November, dari 1,66% yoy di bulan Oktober. Inflasi inti juga naik menjadi 1,44% yoy dari sebelumnya 1,33% yoy. PMI Manufacturing Indonesia masih kuat di 53,9 pada November, meski tidak seperti bulan sebelumnya di 57,2.

 

Picture of the week

 

 

Para traders mengambil kesempatan pada saat pasar saham turun dalam sepekan dengan masuk membeli saham meskipun virus Covid-19 varian Omicron masih menjadi pertanyan banyak orang. Tercatat pada data provider EPFR para investor membeli saham di US sebanyak US 10 milyar dalam sepekan. Aktifitas pembelian saham kali ini memiliki pattern yang sama ketika kekhawatir varian Delta mulai menghantui dunia sehingga saham mengalami koreksi kuat (pic1).

Kami melihat investor di Indonesia juga harusnya dapat mempergunakan kesempatan ini untuk membeli saham lebih banyak baik global maupun domestic melalui RD MGSED dan RD MITRA. Kami melihat pemerintah di seluruh dunia sangat responsive terhadap varian Omicron, dan sangat siap dengan vaksinasi yang sudah jauh lebih tinggi ketika varian Delta melanda. Varian baru dari virus akan terus bermunculan, meskipun tidak meremehkan tingkat kesulitan mengatasi kami merasa pergerakan saham sudah pada kondisi yang lebih kuat. Pada akhir tahun dan berlanjut ke awal tahun, pasar saham biasanya bergerak positif sehingga membawa keuntungan bagi para investor.

 

Important Date

 

  • 07 DEC ID : Forex Reserve.
  • 10 DEC US : Inflation Nov.

 


 

PRODUK 6M PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
JCI +7,3% +9,4%
LQ45 +2,2% +0,4%
Saham
MITRA -3,7% -5,4%
ASEAN5 -3,7% -6,8%
MGSED +3,5% +4,3%
Pendapatan Tetap
MIDU +2,39% +3,38%
MINION +0,60% -0,25%
MIDO2 +1,97% +0,04%
IDAMAN -0,83% -1,54%

 


 

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *