Pahami Berbagai Kategori Profil Risiko dalam Investasi

  • icon-jam25 Juni 2021
  • icon-share
    Shares

Pahami Berbagai Kategori Profil Risiko dalam Investasi

Pahami Berbagai Kategori Profil Risiko dalam Investasi

Sebelum memulai investasi baik Reksa Dana maupun investasi lainnya, penting bagi kita untuk mengetahui profil risiko mana yang sesuai dengan diri kita. Mengapa? Karena dengan mengetahui profil risiko, kita akan mampu menentukan jenis Reksa Dana/ investasi mana yang sesuai dengan preferensi dan tujuan investasi kita. Oleh karena itu, yuk pahami dulu apa saja kategori profil risiko dalam investasi dan tentukan kategori mana yang paling sesuai dengan preferensi dan tujuan investasimu!

Profil risiko dibagi menjadi 3 kategori, yang pertama adalah profil risiko konservatif. Investor yang memiliki profil risiko konservatif merupakan investor yang cenderung memilih instrumen investasi yang sangat aman guna menjaga investasi awal yang dimiliki tetap utuh, seperti berinvestasi pada deposito. Namun investor pada kategori ini juga terkadang bersedia mengambil risiko fluktuasi atas nilai investasinya dalam jangka pendek untuk mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan deposito. Portfolio investasi yang terbaik untuk investor pada kategori ini adalah Reksa Dana Pasar Uang sebagai instrumen utama dan Reksa Dana Pendapatan Tetap sebagai instrumen penunjang.

Selain itu, kategori profil risiko yang kedua adalah moderat. Investor yang memiliki profil risiko moderat merupakan investor yang sudah mulai berani mengambil risiko yang lebih besar dan bereksperimen dengan alternatif investasi yang dapat menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi. Namun, investor pada kategori ini juga tetap berhati-hati dalam memilih jenis instrumen investasi dan membatasi jumlah investasi pada instrumen yang berisiko. Investor pada kategori ini disarankan untuk berinvestasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap sebagai instrumen utama dan mengkombinasikannya dengan sedikit eksposur pada Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham.

Selanjutnya, kategori profil risiko yang terakhir adalah agresif. Investor yang memiliki profil risiko agresif merupakan investor yang cenderung berani mengambil risiko yang tinggi guna mendapatkan pengembalian investasi yang tinggi. Sehingga, investor pada kategori ini lebih berani menempatkan sebagian besar dananya pada instrumen yang berisiko dan bersedia menerima fluktuasi yang mungkin terjadi atas investasinya tersebut. Keberanian dalam mengambil risiko ini tentunya didukung dengan perilaku investasi yang berorientasi pada jangka panjang. Jenis investasi yang terbaik untuk investor pada kategori ini adalah Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham.

Setelah mengetahui ketiga kategori profil risiko di atas, kira-kira profil risiko mana yang paling sesuai denganmu? Tentukan profil risikomu berdasarkan preferensi dan tujuan investasimu ya. Kalau kamu masih bingung dengan profil risiko dan tujuan investasimu, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya langsung ke Manajer Investasi pilihanmu ya! Bersama Mandiri Investasi, kamu tidak perlu lagi repot-repot mengelola sendiri investasimu karena tim professional kami akan selalu siap membantumu. Terlebih lagi, berinvestasi Reksa Dana di Mandiri investasi juga sangat mudah dan terjangkau loh! Hanya dengan KTP dan dana sebesar Rp10.000 kamu dapat memulai investasi Reksa Dana di aplikasi Moinves. Praktis dan terjangkau banget kan? Yuk tunggu apa lagi, segera mulai investasi Reksa Dana dan bangun masa depan Anda yang lebih cerah!

Written by

Belajar Reksa Dana

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *