Market Buzz : Beruntung Di Masa Susah

  • icon-jam18 Mei 2020
  • icon-share
    Shares

Market Buzz : Beruntung Di Masa Susah

Old school: Diversification

Now: Diversification is back

Melihat market yang turun tentu membuat resah apalagi semua bertumpu pada satu aset yang sama. Bahkan dalam dalam aset yang berbeda, kita juga menemukan korelasi yang erat misalnya saham dan obligasi. Kedua aset tersebut berjalan searah sehingga kita melihat dimana pasar obligasi menguat maka ekspektasi terhadap pasar saham juga ada kemungkinan menguat. Demikian pula sebaliknya ketika harga obligasi jatuh yang disebabkan yield naik, maka harga saham juga akan ikut jatuh karena siklus resesi sudah di depan mata. Hal tersebut yang membuat kita berpikir apa yang sebaiknya kita lakukan, karena siklus tersusun dari masa naik dan masa turun, masa ekspansi dan masa resesi.

 

Aset kelas apa yang diincar pada masa dalam siklus tersebut?

Pada masa ekspansi semua aset kelas cenderung bertumbuh, sehingga investor tidak perlu resah dalam memilih salah satu kelas aset. Yang menjadi masalah adalah pada saat resesi, sebagian besar investor hanya melihat deposito dari bank. Padahal bank justru menurunkan suku bunga sehingga diharapkan investor lebih baik menanamkan dananya pada sektor riil daripada menyimpan dana di bank.

Perlu kita sadari bahwa sebenernya kita hidup di negara yang saat ini masih membutuhkan dana besar dalam membangun seluruh Indonesia. Ditambah lagi keadaan tahun ini dengan adanya masalah pandemic Covid19, dana yang dibutuhkan lebih besar. Rating keuangan dan sistem perekonomian membuat kupon obligasi baik Pemerintah maupun korporasi masih menawarkan imbal hasil yang baik. Kita sebagai masyarakat dan sekaligus investor harusnya sangat diutungkan pada posisi ini. Disamping adanya pendapatan yang pasti tiap periodenya, investor juga dapat menikmati kenaikan harga dari obligasi tersebut.

Aset kelas obligasi diharapkan memberikan imbal hasil yang lebih baik dari deposito secara regular dengan tingkat resiko yang relatif terukur.

 

Apakah arti berinvestasi obligasi negara sekaligus membantu Pemerintah?

Hal tersebut dapat dilihat seperti sekali kayuh, dua tiga pulau terlampaui. Investor membeli obligasi negara dan dibayar untuk penempatan uang. Pemerintah dapat menggunakan uang tersebut untuk berbagai hal, dan investor tidak perlu resah karena penerbitnya adalah negara yang sangat kecil kemungkinannya untuk tidak membayar.

 

Apakah betul obligasi negara Indonesia cukup menarik dibandingkan dengan negara lain?

Investor global saat ini sedang memburu obligasi pemerintah dari negara berkembang karena masih menawarkan imbal hasil yang menarik dibandingkan dengan obligasi pemerintah negara berkembang yang sudah mendekati nol dan beberapa justru negatif.

Obligasi Pemerintah Indonesia untuk tenor 10 tahun masih menawarkan imbal hasil pada kisaran 8%. Jika kita potong dengan inflasi, maka real yield kita masih bisa 5%. Hal tersebut bahkan mengalahkan negara berkembang lainnya dimana menawarkan imbal hasil tinggi namun inflasi tersebut juga jauh lebih tinggi karena permasalahan dalam negeri lebih banyak dibanding Indonesia.

Selain itu, jika keadaan sudah menuju siklus naik atau ekspansi, harga obligasi Pemerintah Indonesia tentunya akan naik. Dari hal tersebut investor dapat menikmati tambahan keuntungan dari kenaikan harga tersebut.

 

Untuk investor yang sudah memiliki reksa dana obligasi apa yang harus dilakukan?

Hampir sebagian besar reksa dana pendapatan tetap menginvestasikan kembali kupon regular seluruhnya kembali ke dalam reksa dana tersebut. Sehingga investor tidak dapat menikmati apapun kecuali melakukan penjualan atas kepemilikannya di reksa dana tersebut. Kami menyarankan untuk memilih reksa dana pendapatan tetap yang membagikan kupon regular kepada investor supaya investor sudah dapat menikmati hasil sekaligus mendapatkan kenaikan investasi dengan terus memiliki reksa dana tersebut.

Mandiri Investasi memberikan produk tersebut dalam produk Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama (MIDU) dimana investor dapat memiliki dividen setiap bulan dan masih dapat menikmati kenaikan hasil investasi.

 

Untuk investor yang ingin lebih fokus pada investasi ketimbang dividen regular harus berinvestasi dimana?

Mandiri Investasi memiliki dua reksa dana unggulan yaitu

  1. Reksa Dana Mandiri Investa Dana Obligasi 2 (RD MIDO2) dimana seluruh penempatan pada obligasi Rupiah Pemerintah Indonesia.
  2. Reksa Dana Mandiri Investasi Obligasi Nasional (RD MINION) dimana penempatan pada obligasi USD Pemerintah Indonesia.

Mandiri Investasi berharap dapat menjadi partner bagi investor dalam perjalanan berinvestasi yang cerdas dan aman.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *