#WMR 1 – 5 Februari 2021

  • icon-jam08 Februari 2021
  • icon-share
    Shares

#WMR 1 – 5 Februari 2021

Highlights

 

IHSG naik 4,93% dalam seminggu mengikuti penguatan indeks di US. Salah satu penyebab kenaikan indeks di US adalah data jobless claim yang lebih rendah dibandingkan yang diprediksi. Sementara di bagian obligasi, yield acuan turun 9,2 bps dari 6,26% menjadi 6,17%. Pernyataan the Fed pada minggu sebelumnya yang kembali menekankan akan tetap menahan suku bunga cukup lama dan terus menambah aset membantu penurunan yield obligasi Indonesia. Dari sisi domestik, PMI Manufacturing Indonesia pada bulan Jan21 kembali menguat dan naik ke level 52,2 dari 51,3 pada bulan sebelumnya. Inflasi Indonesia pada Jan21 berada pada 1,55%, turun dari 1,68% pada bulan sebelumnya. Begitu pula dengan inflasi inti Jan21 yang melanjutkan penurunan ke 1,56% dari 1,60% dari Des20. Sementara PMI Manufacturing China kembali turun ke level 51,50 pada Jan21 dari sebelumnya 53,0 di Dec20 yang diakibatkan karena penurunan ekspor akibat kenaikan angka pasien covid secara global. Sementara PMI Manufacturing US terus menguat ke 59,2 di Jan21 dari 57,1 di Dec20. Pertumbuhan GDP Indonesia di 4Q20 terjadi kontraksi 2,19% yoy, meleset dari perkiraan konsensus di -2,00% yoy. Sementara pertumbuhan secara keseluruhan tahun 2020 berada pada -2,07%, sedikit lebih rendah dari consensus di 2%.

 

Picture of the week

 

Sumber: Kementrian Keuangan, Mandiri Sekuritas, Mandiri Investasi

 

Kementerian Keuangan kembali menaikan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) 2021 dari Rp 356,2 triliun menjadi Rp 553,1 triliun dan terakhir menjadi Rp 627,9 triliun. Budget tersebut terdiri dari lima kelompok yaitu dana kesehatan Rp 133,1 triliun, perlindungan social Rp 148,7 triliun, dukungan UMKM dan korporasi Rp 157,6 triliun, insentif usaha dan pajak rp 47,3 triliun dan program prioritas Rp 141,4 triliun. Terjadi penurunan anggaran di dana perlindungan sosial, namun pemerintah mengalokasikan dana yang lebih besar pada dana kesehatan dan program prioritas. Kenaikan pada dana program prioritas karena pemerintah ingin mendorong proyek padat karya demi menggerakkan pencipataan tenaga kerja.

 

Important Date

 

  • 10 Feb – US & China Inflation ECB speech
  • 11 Feb – The Fed speech US Jobless Claim

 


 

PRODUK 6M PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
JCI +20,0% +2,9%
Saham
MITRA +16,9% +0,5%
ASEAN5 +14,1% +1,3%
MGSED +16,0% +3,9%
Pendapatan Tetap
MIDU +3,95% +0,01%
MINION +0,15% +0,45%
MIDO2 +6,36% -1,18%
IDAMAN +0,17% -0,38%

 


DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *