Market Buzz : Rupiah.. Rupiah.. Rupiah..

  • icon-jam04 Februari 2021
  • icon-share
    Shares

Market Buzz : Rupiah.. Rupiah.. Rupiah..

Sumber: Bloomberg, MMI

 

Neraca transaksi berjalan (current account) menjadi menarik untuk diperhatikan karena rasio ini sering menjadi acuan untuk memperhitungkan pergerakan nilai tukar. Tahun 2020, CAD Indonesia diperkirakan berada pada level tidak lebih rendah dari -0,8% terhadap GDP, dimana angka tersebut merupakan terbaik sejak Indonesia masuk teritori CAD di tahun 2012.

 

Sumber: Bloomberg, MMI

 

Bank Indonesia memprediksi bahwa pada tahun 2021, CAD Indonesia akan berkisar antara 1,4% – 1,5% terhadap GDP, dimana range tersebut masih bisa menjaga kestabilan nilai tukar. Bersamaan dengan hal tersebut faktor external yaitu index dollar US (DXY) diprediksi akan menyentuh di level lebih bawah dari saat ini 91,2 yaitu di 88 pada tahun ini.

Maka dari itu, kami melihat peluang Rupiah terus stabil untuk beberapa waktu kedepan. Hal tersebut tentu menjadikan obligasi menarik untuk dibeli karena kelas aset obligasi dapat memberikan investor kestabilan pendapatan dan kenaikan investasi jika ada aliran dana asing yang masuk karena kestabilan Rupiah.

 

REKOMENDASI PRODUK 6 MONTH PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
MIDO2 +6,61% -1,10%
MIDU +3,90% -0,10%
MINION +0,65% +0,47%

 


DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *