Hidup Teratur dengan Membuat Bullet Journal

  • icon-jam28 Januari 2019
  • icon-share
    Shares

Hidup Teratur dengan Membuat Bullet Journal

Kalau kamu tipe orang yang sudah hampir menyerah soal membuat perencanaan hidup atau keuangan, mungkin kamu belum pernah mencoba Bullet Journal yang menjadikan daftar rencanamu lebih menyenangkan. Kamu hanya tinggal menyiapkan notebook polos tanpa garis dan alat tulis. Tuliskan apa saja yang akan kamu anggarkan seminggu atau sebulan ke depan, tuangkan kreatifitasmu melalui penggunaan warna pada tulisan, foto maupun stiker yang dapat mendukung tampilan jurnalmu. Seefektif apa sih Bullet Journal ini?

 

  • Lebih teratur
    Jurnal ini membantu mencatat perjalanan aktivitas yang  dilakukan. Kamu bisa melihat apa saja yang sudah dan belum dikerjakan sehingga tidak ada hal terlewat. Kamu juga jadi mengetahui kesesuaian pos pembelanjaanmu dengan pemasukan. Bila pengeluaran hampir melebihi batas, kamu pun tidak terlambat bersikap. Kalau perlu tempelkan pula struk belanja agar lebih mudah melakukan pengecekan.

 

  • Mengasah kreatifitas
    Kehidupan dewasa biasanya mulai kehilangan sisi kreatif karena ditelan oleh rutinitas. Nah jadikan Bullet Journal sebagai kegiatan menyenangkan guna mengasah otak kirimu. Ini juga membantumu memicu kemunculan ide segar yang barangkali bisa dipakai untuk inovasi perusahaan. Performa bagus bakal nambah bonus dong?

 

  • Memantau tujuan hidup
    Terlalu banyak keinginan akan mengakibatkanmu kurang fokus terhadap apa yang dikejar. Bullet Journal menjaga supaya kamu tetap terarah dalam menggapai impian yang telah dituliskan baik dari sisi perencanaan, pemasukan hingga pengeluaran. Jika perlu tulis hasil investasi yang kamu dapat per bulan kemudian dicocokkan,sudahkah mampu memenuhi targetmu?

 

Terakhir adalah mengurangi kecemasan. Kebanyakan mikir terkadang malah menimbulkan berbagai kecemasan nggak penting yang mengganggu produktivitas. Tulis segala kepanikanmu ke Bullet Journal, kemudian tarik napas dan lihat kembali apakah beberapa hal tersebut benar-benar perlu dipikirkan. Yuk kembali bersyukur dan memotivasi dirimu bahwa selama ini kamu telah melakukan sesuatu yang baik. Tinggal konsisten diteruskan agar hasilnya optimal.

Written by

Celixa Yovanka

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *