Penyesalan Pengelolaan Dana Pensiun

  • icon-jam22 Januari 2019
  • icon-share
    Shares

Penyesalan Pengelolaan Dana Pensiun

Takut akan kelangsungan masa tua barangkali menghinggapi kepala kita. Terjaminnya hidup, pemasukan berkurang, tubuh mulai letih dan semacamnya. Biasanya masa bekerja kita terbatas hingga 30 tahun atau jika kamu mulai bekerja di usia 24 tahun maka pensiunmu ialah 54 tahun atau ada juga yang hingga 60 tahun. Sebelum memasuki usia tak produktif, pengelolaan dana pensiun sangatlah penting. Tapi perhatikan kesalahan berikut sebelum kamu menyesal nantinya:

 

  • Minim alokasi dana pensiun
    Pengelolaan keuangan yang kurang disiplin di masa muda berpotensi membuat masa tuamu tidak aman. Berapapun pendapatanmu, setidaknya alokasinya sekitar 10% per bulan untuk dijadikan investasi sehingga nanti bisa mewujudkan apapun yang ingin dilakukan di usia senja.

 

  • Tidak berinvestasi
    Seimbangkan gaya hidupmu dengan berinvestasi Reksa Dana Saham di usia produktif. Tujuannya ialah supaya kamu dapat menciptakan rencana jangka panjang, misalnya menikah atau memiliki rumah. Bagaimana jika hanya menabung? Bisa saja, tapi keuntungan yang didapatkan mungkin tidak sebesar Reksa Dana. Nanti bila hampir menuju pensiun, kamu dapat mengganti investasi menjadi Reksa Dana Pasar Uang yang lebih fleksibel dalam pencairannya.

 

  • Mengandalkan satu sumber pendapatan
    Perkaya kemampuanmu agar dapat menghasilkan lebih banyak pemasukan yang dapat menambah investasimu. Misalkan dengan menjadi pekerja lepas menulis, blogger, foto atau apapun yang kamu suka. Terkadang kita juga tidak tahu bagaimana masa depan perusahaan khususnya swasta. Oleh karena itu selamatkan dirimu melalui rencana cadangan yang membantu hidupmu kelak.

 

  • Asuransi Kesehatan
    Merasa kuat dan selalu sehat tak bisa kamu temukan saat tua. Oleh karena itu milikilah asuransi kesehatan sedari sekarang agar tubuhmu terjaga bila ada kejadian darurat kapanpun. Tapi pastikan kamu memilih asuransi yang terpercaya dan tidak rumit untuk pemakaian dananya ya.

 

Kalian yang belum memiliki rencana pensiun, yuk coba cari tahu mulai sekarang dimulai dari investasi saja dulu. Kalau nggak sekarang, mau kapan?

Written by

Celixa Yovanka

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *