Kesalahan Dalam Berinvestasi

  • icon-jam28 November 2018
  • icon-share
    Shares

Kesalahan Dalam Berinvestasi

Strategi investasi tiap orang mungkin berbeda tergantung tujuan hidup masing-masing. Meski begitu, mereka berpotensi memiliki kesalahan yang sama soal berinvestasi. Dalam bukunya “Money Master The Game” sang penulis, Anthony Robbins mengatakan bahwa kegagalan bisa dikarenakan investor tidak mempunyai pengetahuan cukup mengenai investasi yang sedang dijalani. Apa saja sih kesalahan yang barangkali nggak kamu sadari?

 

  • Menilai investasi milik orang lain
    Rumput tetangga selalu lebih hijau dibanding kita sendiri. Lupakan urusan orang lain dan fokuslah ke tujuan hidupmu. Pencapaian orang lain belum tentu adalah hal yang kita butuhkan. Cari investasi yang dapat mendukungmu kemudian ciptakan strategi yang tepat, tambah portofolio dari waktu ke waktu agar hasil uangmu semakin optimal.

 

  • Gagal menilai risiko
    Bila kamu hanya fokus tergiur dengan hasil tanpa melihat proses, ingatlah kembali bahwa di investasi, risiko berbanding lurus dengan pertumbuhan hasil investasi. Semakin besar uang yang kalian tanam, potensi kembalinya pun banyak tapi resiko yang dihadapi juga perlu dipikirkan. Kalau kamu nggak siap, bisa pusing berujung buntung. Lembaga investasi yang benar akan membantu kamu menangani ini melalui manajer investasi yang mampu memanajemen risiko sehingga portofoliomu terlindungi.

 

  • Tidak melakukan diversifikasi portofolio
    Bersikap setia nggak berlaku di investasi karena menempatkan investasi dalam satu tempat berisiko besar karena jika misalnya instrumen tersebut mengalami kebangkrutan, rugimu sulit diminimalisir. Itulah mengapa diversifikasi investasi beberapa aset berbeda yang memiliki korelasi berbeda penting. Tujuannya agar saat pasar jatuh di sektor tertentu, kamu nggak terlalu menderita oleh hasilnya.

 

Terakhir, investor muda biasanya terlalu sigap mengambil keputusan demi tindakan cepat. Padahal, berpikir matang lebih penting daripada sekedar mengikuti letupan hasrat. Semakin salah langkah, timbal baliknya pun makin ke bawah. Maka dari itu sebelum makin gagal, yuk pahami lagi prinsip investasi berikut, antara lain perencanaan keuangan, pengelolaan keuangan yang baik, pahami resikonya, barulah nikmati manfaatnya.

Written by

Celixa Yovanka

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *