Equity Market Commentary : Maret 2024

  • icon-jam25 Maret 2024
  • icon-share
    Shares

Equity Market Commentary : Maret 2024

Strong Period

 

Pada bulan Maret 2024, terjadi tiga peristiwa global yang dapat memengaruhi pasar ekuitas global. Pertama, pertemuan The Fed mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang lebih tinggi dari yang diharapkan tahun ini, serta masih menyisakan kemungkinan pemangkasan suku bunga hingga tiga kali. Ekonomi AS diproyeksikan akan tumbuh sebesar 2,1% pada tahun 2024, melampaui sebagian besar ekonomi maju lainnya dan melebihi proyeksi The Fed tiga bulan yang lalu. Meskipun ekspektasi inflasi yang sedikit lebih tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat, Chairman Powell menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut tidak akan menghalangi komite untuk menurunkan biaya pinjaman dari level tertinggi dalam 23 tahun terakhir, yaitu 5,25%-5,5%.

Kedua, Kongres Rakyat Nasional China pada bulan Maret menetapkan target pertumbuhan GDP sekitar 5% pada tahun 2024 tetapi tidak mengumumkan paket stimulus yang signifikan untuk mencapai tujuan tersebut. Ketiga, Bank of Japan membuat pergeseran historis dengan mengakhiri era suku bunga negatif, meningkatkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak tahun 2007 karena negara tersebut melewati beberapa dekade dengan deflasi. BoJ mengumumkan niatnya untuk menjaga suku bunga overnight dalam kisaran sekitar nol hingga 0,1%, dibandingkan dengan kisaran sebelumnya sebesar -0,1%.

Sementara itu, ekonomi domestik dipengaruhi oleh pola konsumsi, terutama karena Indonesia memasuki bulan suci Ramadhan. Harga beras yang sudah normal berkontribusi pada lingkungan ekonomi yang lebih baik secara keseluruhan. Selain itu, pasar mulai mendiskusikan implementasi program pemerintah berikutnya, termasuk program makan siang gratis untuk siswa sekolah, yang berpotensi merangsang konsumsi. Pada sisi lain,  penurunan penjualan mobil dan sepeda motor diduga dipengaruhi oleh antisipasi terhadap Pemilu pada bulan Februari. Namun, pembelian barang bernilai tinggi (big ticket items) diperkirakan akan meningkat, didukung oleh promosi pertumbuhan kredit oleh beberapa bank.

 

Rekomendasi Produk

 

REKSA DANA SAHAM
MITRA A Reksa Dana MITRA berinvestasi pada saham domestik mayoritas saham Big Cap.
Dengan segmen Jangka Panjang, dan dikategorikan berisiko tinggi. Investor memiliki risiko atas portofolio saham tersebut.
MICB A Reksa Dana Mandiri Investa Cerdas Bangsa berinvestasi mayoritas pada saham yang termasuk dalam indeks LQ45.
Dengan segmen Jangka Panjang, dan dikategorikan berisiko tinggi. Investor memiliki risiko atas portofolio saham tersebut.
REKSA DANA SAHAM INDEKS DAN ETF
FTSE ESG A Reksa Dana Indeks FTSEESG berinvestasi mayoritas pada saham yang terdapat di dalam Indeks FTSE Indonesia ESG.
Dengan segmen Jangka Panjang, dan dikategorikan berisiko tinggi. Investor memiliki risiko atas portofolio saham tersebut.
XMLF Reksa Dana ETF Mandiri ETF LQ45 berinvestasi pada saham-saham blue chip yang terdapat di dalam Indeks LQ45.
Dengan segmen Jangka Panjang, dan dikategorikan berisiko tinggi. Investor memiliki risiko atas portofolio saham tersebut.

 


Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
Whatsapp Mandiri Investasi – 0816 86 0003
Email Mandiri Investasi – [email protected]
Mandiri Investasi – www.mandiri-investasi.co.id
Moinves – www.moinves.co.id


DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *