Global Market Commentary : Maret 2024

  • icon-jam25 Maret 2024
  • icon-share
    Shares

Global Market Commentary : Maret 2024

Navigated Target

 

Federal Reserve telah mengindikasikan niat mereka untuk melakukan pemangkasan suku bunga sebesar total 75 basis poin dalam tahun ini. Selain itu, bank sentral juga telah secara signifikan merevisi proyeksinya untuk ekonomi AS, serta mencatat bahwa inflasi diperkirakan akan sedikit lebih tinggi dari yang awalnya diantisipasi. Proyeksi menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB AS akan mencapai 2,1% tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya dari The Fed sebesar 1,4%. Meskipun fluktuasi terus berlanjut, inflasi secara bertahap bergerak menuju target resmi Fed sebesar 2%. Namun demikian, pertumbuhan lapangan kerja yang kuat dan tingkat pengangguran yang rendah tetap bertahan. Meskipun kombinasi ekspansi ekonomi yang kuat, pengangguran rendah, dan penurunan inflasi secara historis jarang terjadi, The Fed tampaknya berhasil mengatasinya sambil menyelaraskan harapan pasar dengan strategi suku bunga.

Sidang Kongres Rakyat Nasional China bulan Maret mentapkan target pertumbuhan GDP sekitar 5% untuk tahun 2024, namun tanpa mengumumkan paket stimulus signifikan untuk mencapai tujuan ini. Penekanan Perdana Menteri Li Qiang pada pengembangan ekonomi berkualitas tinggi, dengan memprioritaskan bidang seperti kemandirian teknologi dan keamanan ekonomi, menunjukan pergeseran fokus Beijing dari hanya sekedar mencapai pertumbuhan GDP. Di sisi lain, Bank of Japan telah membuat perubahan historis dengan mengakhiri era suku bunga negatifnya, dengan menandai kenaikan biaya bunga pinjaman pertama kalinya sejak 2007 saat negara ini melampaui beberapa dekade deflasi. BoJ telah mengumumkan niatnya untuk menjaga suku bunga overnight dalam kisaran sekitar nol hingga 0,1%, dibandingkan dengan kisaran sebelumnya sebesar -0,1%. Awalnya diperkenalkan pada tahun 2016 untuk mendorong peningkatan pinjaman oleh bank-bank guna merangsang pengeluaran dan mengurangi risiko perlambatan ekonomi global, namun kebijakan suku bunga negatif ini sekarang telah dihapus. Selain itu, pekerja di beberapa perusahaan terbesar Jepang telah mendapatkan kenaikan gaji terbesar mereka sejak tahun 1991, memberikan BoJ keyakinan bahwa inflasi ringan akan terus berlanjut, sebuah tujuan yang telah lama menjadi pusat kebijakan bank sentral tersebut.

 

Rekomendasi Produk

 

REKSA DANA SAHAM
MGSED A Reksa Dana MGSED berinvestasi pada Efek Ekuitas Syariah Luar Negeri di dalam Daftar Efek Syariah.
Dengan segmen Jangka Panjang, dan dikategorikan berisiko tinggi. Investor memiliki risiko atas portofolio saham tersebut.

 


Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
Whatsapp Mandiri Investasi – 0816 86 0003
Email Mandiri Investasi – [email protected]
Mandiri Investasi – www.mandiri-investasi.co.id
Moinves – www.moinves.co.id


DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *