Market Buzz : Less Damage for Developed Markets

  • icon-jam12 April 2021
  • icon-share
    Shares

Market Buzz : Less Damage for Developed Markets

 

Sumber: FT, MMI

 

IMF dalam laporan April 2021 menyatakan bahwa kemunduran ekonomi akibat Covid – 19 jauh lebih kecil dibandingkan dengan krisis keuangan 2008, terutama bagi negara – negara maju. Hal tersebut tercermin dalam penurunan output per GDP akibat pandemi Covid yang lebih kecil dibandingkan dengan krisis keuangan 2008 yang memerlukan waktu hampir satu dekade untuk balik ke waktu sebelum krisis. IMF memberikan pandangan yang bullish terhadap pemulihan ekonomi US yang cepat tanpa tekanan inflasi.

 

Selain proyeksi positif dari IMF untuk negara maju, Presiden US Joe Biden berencana meluncurkan paket infrastruktur pada tahun ini sebesar USD 2,3 triliun. Dana tersebut diprediksi akan membantu perekonomian global untuk tumbuh karena US akan sangat membutuhkan sumber daya dari berbagai negara. Kami melihat kesempatan saat ini bagi investor untuk berinvestasi di negara – negara maju melalui Reksa Dana Mandiri Global Sharia Equity Dollar (RD MGSED) yang memiliki underlying di negara – negara maju sebesar 70% dan sisanya berada pada China, Taiwan, Korea Selatan dan Australia. Sedangkan, alternatif lain adalah Reksa Dana Mandiri Investa ASEAN 5 Plus (RD ASEAN5) yang memiliki underlying 9% di luar Indonesia (US, SG & TH).

 

Produk Rekomendasi

 

REKOMENDASI PRODUK 6 MONTH PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
MGSED +10,0% +2,3%
ASEAN5 +11,8% -4,2%

 

 


 

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *