#WMR 26 – 30 April 2021

  • icon-jam03 Mei 2021
  • icon-share
    Shares

#WMR 26 – 30 April 2021

Highlights

 

IHSG turun tipis 21 bps menjadi 5.995 pada minggu lalu dan mengakhiri bulan April dengan posisi yang hampir sama seperti akhir Maret di 5.985. Kestabilan IHSG cukup baik bila dibandingkan dengan koreksi 4,1% pada Maret. Yield dari INDOGB 10 tahun selama seminggu cukup stabil dan tidak bergeser dari 6,48%. Sementara secara bulanan, April merupakan bulan utk kelas aset pendapatan tetap dimana yield dari INDOGB 10 tahun turun signifikan 33 bps dari 6,81% menjadi 6,48%. Nilai tukar Rupiah menguat 0,5% selama seminggu menjadi Rp14,438/USD dan selama bulan April fluktuasi nilai tukar cukup tinggi namun akhirnya menguat 0,4% dibanding bulan sebelumnya.

Dari global, gubenur the Fed mempertahankan policy rate di level 0,25%. Jerome Powell mengatakan pemulihan ekonomi tidak merata dan jauh dari selesai. Powell juga menyinggung tentang kenaikan harga yang hanya akan memiliki efek sementara pada inflasi.

Dari domestik, realisasi penanaman modal pada 1Q21 tumbuh 4,3% yoy menjadi Rp219,7 triliun dimana PMA (Penanaman Modal Asing) naik 14% yoy menjadi Rp 111,7 triliun dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) turun 4,2% yoy menjadi Rp 108 triliun.

 

Picture of the week

 

Biden proposes biggest corporate tax rise since Truman, though the rate is lower than recent decades

Sumber: FT

 

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pemerintahnnya sedang menyusun rencana penerbitan dua stimulus ekonomi besar yaitu infrastructure plan USD 2,3 triliun dan families plan USD 1,8 triliun reference. Stimulus ekonomi tersebut sebagian besar akan didanai oleh kenaikan pajak yang akan diterapkan pada korporasi, capital gain dan individual yang kaya. Untuk kenaikan pajak korporasi seperti gambar disamping, Biden merencanakan untuk menaikan dari 21% menjadi 28% yang menjadikan kenaikan terbesar sejak jaman presiden Truman pada awal tahun 50-an. Meskipun ada kenaikan, pajak korporasi yang akan diterapkan masih tetap jauh lebih rendah dibandingkan pajak korporasi pada jaman presiden Obama di 35%.

 

Important Date

 

  • 3 May –
    Indonesia:
    – Inflasi
    – PMI Manufacturing April
    US: PMI Manufacturing April
    EU: PMI Manufacturing April
  • 5 May – Indonesia GDP growth 1Q21
  • 7 May – Indonesia Forex reserve April US non – farm payrolls April

 


 

PRODUK 6M PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
JCI +16,9% +0,3%
Saham
MITRA +14,3% -3,8%
ASEAN5 +8,5% -5,0%
MGSED +12,7% +4,3%
Pendapatan Tetap
MIDU +2,62% +0,07%
MINION -0,92% -0,73%
MIDO2 +2,10% -3,18%
IDAMAN -0,43% -1,12%

 


 

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Written by

Willy Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *